Recent Tube

PKB

Suasana Pkb Di Hotel Harmoni Indragiri

PKP

Kegiatan Pelatihan Kader Pertama 2016

PKP

Pendidikan Kader Pertama PKB

PKP

Pendidikan Kader Pertama

PKP

Pendidikan Kader Pertama

PKP V

Pendidikan Kader Pertama

PKP

Pendidikan Kader Pertama

PKP

Pendidikan Kader Pertama Partai Kebangkitan Bangsa

PKP

Pendidikan Kader Pertama Partai Kebangkitan Bangsa

Minggu, 01 November 2015

Shabara Polresta Bersihkan Ranjau Paku, Ini Komentar Masyarakat

PEKANBARU,indragirione.Com - Ranjau paku belakangan ini kian meresahkan masyarakat khususnya bagi pengguna jalan raya. menyikapi hal itu, kepolisian Shabara Polresta, Pekanbaru mengambil langkah positif dengan menyulap mobil golf menjadi mobil yang dirancang khusus untuk dapat membersihkan jalan raya dari ranjau paku.
Tentunya, dibeberapa bagian sisi kendaraan ini telah dilengkapi oleh magnet yang dapat menangkap lempingan besi yang berserakan. Ternyata upaya ini dinilai sangat efektif.
Sehingga kerja keras itu pula yang mendapat sorotan masyarakat. Rudianto salah satu pengendara yang ditemui siaganews.co mengaku, sangat berterima kasih atas kegiatan yang dilakukan kepolisian. Mereka rela melakukan tugas demikian hanya untuk mementingkan kenyamanan pengguna jalan. Rudianto sendiri mengakui bahwa ia juga sering kali mengalami gembos ban yang tidak wajar.
” Mengapa saya bilang tidak wajar, kadang dalam satu perjalanan ada dua kali ban sepeda motor ditembus paku. Untuk itu, dengan adanya penyisiran ini, maka akan dapat mengurangi paku-paku yang berserakan,” ujar mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Riau tersebut.
Sementara itu, Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru AKP Willy Andrian SIK menambahkan bahwa, kegiatan pembersihan ini akan terus dilakukan disepanjang ruas jalann yang dianggap rawan ranjau paku. Dalam beberapa jam saja, mereka dapat mengumpulkan dua kilo gram paku di Jalan Tuanku Tambusai.

Subsidi Listrik Dicabut, 5 Juta Rumah Tangga Terancam Jatuh Miskin

Jakarta IndragiriOne-Rencana pemerintah mencabut subsidi listrik pelanggan rumah tangga 450-900 VA bagi mereka yang mampu dinilai akan menimbulkan efek domino. 

Setidaknya, dari hasil penelitian Universitas Indonesia (UI), kebijakan tersebut berdampak pada naiknya inflasi hingga naiknya angka kemiskinan. 

"Hitungan kami ada tiga sampai lima juta yang akan jatuh ke kelompok rentan miskin," ujar pengamat ekonomi dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), Riyanto, dalam acara diskusi Energi Kita di Jakarta, Minggu (1/11/2015). 

Saat ini, tutur dia, total jumlah pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA mencapai 48 juta rumah tangga. 

Sementara itu, berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), 24,7 juta rumah tangga merupakan masyarakat miskin dan hampir miskin. 

Artinya, akan ada sekitar 23 juta rumah tangga yang subsidi listriknya akan dicabut. 

Akibat pencabutan subsidi tersebut, harga listrik akan naik mencapai 250 persen. Hal inilah yang diperkirakan menyebabkan 3 juta sampai 5 juta rumah tangga masuk ke dalam kategori rentan miskin. 

Selain itu berdasarkan penelitian UI, pencabutan subsidi listrik kepada 23 juta rumah tangga juga akan menyebabkan inflasi sebesar 1,74 persen. 

Artinya, bila target inflasi pemerintah 4 persen, maka akan menjadi 5,74 persen pada 2016 mendatang. 

Tak cuma dampak langsung, kenaikan tarif listrik akan menyebabkan dampak tak langsung karena tarif listrik jadi komponen produksi. Akibatnya, harga-harga akan naik dan inflasi akan kian melejit. Diperkirakan tambahan inflasi akan mencapai 4 persen. 

"Untuk pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar dampaknya menjadi turun 0,59 persen," kata dia. 

Sementara itu, dampak sosial yang terjadi ialah terjadinya kecemburuan sosial lantaran ada masyakarat yang dapat subsidi dan tidak dapat subsidi. 

Selain itu, PLN juga akan kena dampak akibat kenaikan tarif listrik tersebut. Meski kebijakan pemerintah, kantor-kantor PLN diprediksi akan menjadi sasaran protes masyakarat. 

Riyanto mengusulkan agar dampak kenaikan tarif listrik tak besar, pemerintah bisa melakukan cara yang lembut, misalnya dengan menaikkan tarif secara bertahap, tak sekaligus

4 November, Satpol PP Akan Tertibkan Permainan dan Dagangan Liar di Taman Kota


TEMBILAHAN-IndragiriOne.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menertibkan taman kota Tembilahan dari segala aktivitas permainan hingga dagangan liar pada tanggal 4 November mendatang. “Permainan dan pedagang di arena taman kota akan kita tertibkan sesuai permintaan dinas terkait,” kata Kepala Satpol PP TM Syaifullah kepada awak media, kemarin. New-Frontpage-Big-Stand-A-Mockup-Big-Stand-A-1-20151022133513-0Diterangkan, penertiban itu dilakukan jika para pemilik permainan dan pedagang belum beranjak dari lokasi. Sebab sebelumnya pada tanggal 27 Oktober, Satpol PP telah melayangkan surat himbauan untuk mengosongkan segala aktivitas usaha di taman tersebut. Jadi wacananya pada tanggal 4 November ini merupakan tindak lanjut dari surat himbauan tersebut. Ia berharap para pengusaha di taman itu untuk mengindahkan himbauannya sebelum dilakukan tindakan keras. “Himbauan itu ditujukan khusus pengusaha permainan dan pedagang yang berada di arena taman, pagi pedagang di luar arena seperti di tepi badan jalan sekitar taman tidak ada persoalan,” pungkasnya. (mirwan)

Pidato di Silatnas, JK Sebut Golkar Bisa Jadi Ormas Jika Terus Bertikai


IndragiriOne.com-Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato dalam acara Silaturahmi Nasional Partai Golkar. Dalam pidatonya, JK menyindir Golkar bisa jadi ormas jika terus bertikai.

"Anda bisa membuat sejarah baru kalau kita tidak bersatu anda akan membawa Golkar dari partai menjadi ormas. Kalau tidak ikut Pilkada berarti kita dengan sengaja tidak ikut dalam kekuasan di pusat dan daerah," kata JK dalam pidatonya di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (1/11/2015).

JK yang juga mantan Ketum Golkar itu menyebut, partai didirikan memang untuk mengejar kekuasaan. Jika tidak bisa mengejar kekuasaan, maka tidak ada bedanya dengan ormas.

"Parpol yang tidak berusaha mencari kekuasaan itu bukan partai. Oleh karena itu kita semua di sini hadir. Itu prinsip proses suatu parpol. Kita bersyukur mengikuti proses sebagaimana layaknya suatu partai," jelas JK yang mengenakan baju batik kuning itu.

Silatnas ini menjadi awal rekonsiliasi kedua kubu yang selama ini berebut kepengurusan di Partai Golkar. Kedua kubu, yakni kepengurusan hasil Munas Ancol dan Munas Bali telah bersepakat untuk berdamai. 

Bahkan, kedua ketua umum, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono sudah pernah menggelar pertemuan berdua. Islah Golkar ini juga didasari pada putusan kasasi MA yang mengembalikan kepengurusan yang sah pada hasil Munas Riau dengan Ical sebagai ketum dan Agung sebagai waketum

Cerita JK dan Batik Kuning Demi Silatnas Golkar

IndragiriOne.com-Wapres Jusuf Kalla menjadi sosok penting dalam rekonsiliasi Golkar. Mantan Ketum Golkar ini pun mendapat sejumlah sanjungan dalam Silatnas yang diramaikan oleh kader dari dua kubu.

Di balik kedatangan JK, ada cerita tentang pakaian yang dipilihnya. Memang, malam ini Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat menguning karena hampir semua kader yang berjumlah ratusan orang memakai baju warna kuning.

"Saya bongkar-bongkar lemari, cari baju kuning. Masih ada," kata JK saat memberikan sambutan, Minggu (1/11/2015). 

Hanya saja, di Silatnas ini JK memakai batik berwarna cokelat. Lalu, di mana batik kuning yang menjadi pilihan JK sebelumnya?

"Saya diberi tahu, selain sebagai senior Golkar, bapak juga diundang sebagai wapres. Jadi pilih yang netral," ucapnya disambut tawa ratusan kader. 

Suasana Silatnas Golkar ini memang berlangsung cair dan santai. Senyum lebar tampak dari wajah para petinggi partai beringin.

Sebelum JK, perwakilan dari dua kubu Golkar yaitu Nurdin Halid, Yorrys Raweyai, Agung Laksono, dan Aburizal Bakrie sudah memberi sambutan. Mereka selalu memuji JK atas perannya mempersatukan Golkar
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com